Blog Peluang Jadi PNS Sangat Besar, Berikut 10 Daftar Sekolah Kedinasan yang Patut Jadi Pilihan

Peluang Jadi PNS Sangat Besar, Berikut 10 Daftar Sekolah Kedinasan yang Patut Jadi Pilihan

Rahmadsyah

07 Januari 2021   17:38:53  

Dikutip dari SEPUTAR LAMPUNG - Menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) masih menjadi impian banyak orang.

Status sosial yang tinggi di masyarakat, penghasilan yang rutin dan terjamin seumur hidup, menjadi sejumlah hal yang menjadi alasan. Namun, persaingan untuk menjadi PNS semakin ketat.

Tingginya minat masyarakat ternyata berbanding terbalik dengan ketersediaan formasi yang justru semakin berkurang.

Selain karena alokasi anggaran pemerintah yang kian terbatas, juga dalam rangka perampingan birokrasi yang digalakkan pemerintah dalam beberapa tahun terakhir.

Sejumlah departemen bahkan melakukan moratorium penerimaan PNS dalam jangka waktu beberapa lama. Kementerian Keuangan RI misalnya.

Bahkan untuk tahun 2020, rekrutmen CPNS ditiadakan karena masih akan menuntaskan rekrutmen CPNS tahun 2019 yang belum tuntas karena pandemi.

Sedangkan untuk CPNS tahun 2021, meski ada sinyal dan Menpan akan diselenggarakan, namun jumlah dan formasinya dibatasi. Tiga sektor yang akan menjadi priotitas adalah kesehatan, pendidikan dan teknis.

Jika rekrutmen melalui jalur umum ada yang dimoratorium atau dibatasi, rekrutmen melalui jalur sekolah kedinasan masih berjalan seperti biasa.

Ini artinya peluang untuk menjadi PNS masih terbuka lebar hanya saja Anda perlu berjuang lebih keras dan menyusun persiapan lebih lama.

Salah satunya dengan sekolah di sekolah kedinasan yang lulusannya bisa secara otomatis diangkat atau diprioritaskan untuk menjadi aparatur negara.

Namun, sebelum memilih sekolah kedinasan yang diminati, perlu untuk selalu update info terkininya. Karena beberapa sekolah kedinasan ada yang penerimaan CPNS-nya dimoratorium juga.

Untuk tahun 2020 ini misalnya, pemerintah tetap melanjutkan proses seleksi untuk sekolah kedinasan kecuali Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN), dan Sekolah Tinggi Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (STMKG).

Dikutip dari laman Kemenpan RB, berikut daftar Instansi dan Sekolah Kedinasan yang telah membuka pendaftaran Sekolah Kedinasannya:

1) Kementerian Dalam Negeri: Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN)
2) BSSN: Politeknik Siber dan Sandi Negara
3) Kementerian Hukum dan HAM: Politeknik Ilmu Pemasyarakatan (Poltekip) dan Politeknik Ilmu Keimigrasian (Poltekim)
4) BIN: Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN)
5) BPS: Politeknik Statistika STIS
6) Kementerian Perhubungan: 18 sekolah tinggi, politeknik, dan akademi, yakni:

a) Pendidikan Transportasi Darat
- Politeknik Transportasi Darat Indonesia (PTDI-STTD) Bekasi
- Politeknik Keselamatan Transportasi Jalan (PKTJ) Tegal
- Politeknik Perkeretaapian Indonesia (PPI) Madiun
- Politeknik Sungai Danau Penyeberangan (Poltrans SDP) Palembang
- Politeknik Transportasi Darat (Poltrada) Bali

b) Pendidikan Transportasi Laut
- Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) Jakarta
- Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Semarang
- Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Makassar
- Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Surabaya
- Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Sumatra Barat
- Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Malahayati Aceh
- Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Banten

c) Pendidikan Transportasi Udara
- Politeknik Penerbangan Indonesia (PPI) Curug
- Politeknik Penerbangan (Poltekbang) Surabaya
- Politeknik Penerbangan (Poltekbang) Makassar
- Politeknik Penerbangan (Poltekbang) Medan
- Politeknik Penerbangan (Poltekbang) Palembang
- Politeknik Penerbangan (Poltekbang) Jayapura.

Selain keenam sekolah kedinasan di atas, ada beberapa sekolah kedinasan lain yang cukup prospektif untuk dimasukkan ke dalam list. Hanya, perlu terus diupdate apakah sekolah yang bersangkutan membuka pendaftaran atau tidak.

Empat sekolah kedinasan lainnya antara lain Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN), dan Sekolah Tinggi Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (STMKG), Sekolah Tinggi Transportasi Darat (STTD) dan Politeknik Pelayaran Surabaya.

Untuk Politeknik Pelayaran Surabaya kabarnya peminat Perguruan Tinggi Kedinasan (PTK) ini terbilang lebih rendah dibanding PTK-PTK yang lain sehingga persaingan masuknya juga lebih longgar. Terdapat 192 lowongan kuota mahasiswa baru untuk 899 pelamar pada tahun 2018.***